Respon Cepat Perkumpulan Profesi Pekerjaan Sosial Indonesia (PROPEKSOS) terkait pemberitaan “2 mahasiswa disanksi menjadi pekerja sosial” berhasil membuat Kompas TV segera mengklarifikasi berita tersebut.
__
Dalam jumpa pers bersama perwakilan profesional pekerja sosial kota sorong, disampaikan bawa pekerja sosial merupakan profesi sebagaimana seorang dokter ataupun psikolog, karena seseorang disebut pekerja sosial ketika sudah menempuh pendidikan sarjana kesejahteraan sosial/pekerjaan sosial dan tersertifikasi. sehingga pemahaman masyarakat terkait penyebutan pekerja sosial baru-baru ini dalam pemberitaan sebagai petugas kebersihan dirasa sangatlah keliru.
__
Menurut perwakilan profesional pekerja sosial, yuli salosa pekerja sosial bukanlah kata yang tepat untuk memberikan hukuman bagi masyarakat, karena kata yang tepat diberikan adalah sanksi sosial. Mengingat pekerja sosial memiliki payung hukum yang jelas dalam undang-undang nomor 14 tahun 2019.
__
Sebelumnya, Propeksos melayangkan 2 surat resmi terkait pemberitaan tersebut kepada Dewan Pers, untuk kemudian disampaikan kepada pihak Kompas TV Sorong. Apresiasi juga kami sampaikan kepada Kompatv & Kompas TV Sorong yang segera merespon misinformai tersebut. Kedepan kita semua berharap, media dan masyarakat lebih memahami arti dari profesi pekerja sosial, sehingga tidak salah menyebutkan tentang tugas yang diberikan bagi seorang pekerja sosial.

Bagikan Cerita ini ke :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *