Pemuda Peduli Kesejahteraan Sosial (PPKS) Kota Makassar, Asosiasi Pekerja Sosial Adiksi Napza Indonesia (APSANI), Maximum Bonum, dan BBPPKS Regional V Makassar hadir merespon bencana gempa yang terjadi di Mamuju & Majene Sulawesi Barat. Kolaborasi tim dukungan Logistik, Psikososial dan Kesehatan ini berangkat ke lokasi bencana pada tanggal 23 Januari 2021 dan akan memberikan layanan selama 7 hari hingga tanggal 30 Januari 2021.

Tim yang terdiri dari Mikel Kelvin, Muhammad Qadri Yusran, Ima Eka Sari, Gilang Cakra Wardana, Bowo Miranda, M. Yusran Natsir, Ivan Fadillah, Sukmajaya Putri, Sunarti, Intan Wahyuni, Andi Muhammad Alif, Jusman Kasim dan Raysha Trinanda P. ini  melaksanakan beberapa kegiatan dan layanan seperti penyaluran logistik ke beberapa tempat pengungsian, kemudian memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak korban bencana, serta layanan pemeriksaan kesehatan, penyemprotan disinfektan di tenda pengungsian dan edukasi Covid-19.

Kemacetan serta banyaknya korban yang ada di beberapa titik pengungsian menjadi beberapa kendala dan tantangan bagi tim dalam pemberian layanan, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim dalam memberikan layanan yang maksimal kepada para penyintas Covid-19, serta masyarakat terdampak bencana. “Kami berharap kedepan akan semakin banyak lagi para pemuda yang dapat peduli dan berkontribusi merespon cepat bencana yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia,  semoga PPKS Makassar bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan terus memperluas kemitraan dengan lembaga lain” tutup Gilang selaku Ketua PPKS Kota Makassar.

Bagikan Cerita ini ke :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *